Lho, PSI Tiba-Tiba Pasang Baliho Kaesang di Jalanan Pusat Kota Depok

Lho, PSI Tiba-Tiba Pasang Baliho Kaesang di Jalanan Pusat Kota Depok

Foto: Tangkapan layar dari Twitter @sigitwid--

JAKARTA, TRENDINGNEWS.ID - Kaesang Pangarep kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial terkait rumor dirinya yang bakal terjun ke dunia politik. Kali ini, wajah dan namanya terlihat di sejumlah baliho yang dipasang oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Depok.
 
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah memasang baliho di beberapa lokasi di Jalan Margonda, Depok. Sigit Widodo, Juru Bicara DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), juga membagikan berita tersebut di akun Twitter-nya yang telah diverifikasi pada Senin (22/5).
 
"Ada yang berbeda di Jalan Margonda Depok, hari ini," kata Sigit mengutip dari Republika.co.id.
 
PSI memasang baliho yang menampilkan lambang PSI sekaligus tulisan "PSI menang, Wali kota Kaesang." Di bawahnya, terdapat foto Kaesang Pangarep dengan senyum ringan sambil memegang bunga mawar.
 
 
 
Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Depok, Icuk Pramana Putra, mengungkapkan keinginannya untuk memberikan hadiah terbaik bagi Kota Depok dengan mengusung Kaesang-Faldo sebagai pasangan pemimpin Depok di akun TikTok @icukpramanapitra.
 
"Setelah kemarin ramai di media sosial, teman-teman PKS menolak Kaesang jadi wali kota Depok, sebenarnya kalau mereka kerjanya benar ya santai aja," kata Icuk sambil menyertakan foto Kaesang dan Faldo membawa bunga mawar.
 
Dalam beberapa bulan terakhir, Kaesang telah menjadi sorotan sebagai calon pemimpin Depok. Awalnya, usulan ini hanya sebagai lelucon dan guyonan semata, tetapi PSI menganggap bahwa Kaesang memiliki kualitas kepemimpinan yang cocok untuk memimpin Kota Depok dari kalangan muda.
 
Meskipun belum mendapatkan izin dari Kaesang, Icuk mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada penyampaian keberatan dari putra bungsu Presiden Jokowi itu.
 
 
 
Icuk juga menyatakan bahwa pemasangan foto Kaesang di baliho tersebut tidak menjadi masalah. Menurutnya, gerakan ini muncul sebagai gagasan dari warga.
 
"Sejak mengemukanya gagasan ini muncul yang murni dari warga dan relawan ingin Kaesang menjadi wali kota," ujarnya.

Sumber: