Ada Apa? Saat Bahas Isu Nasional Bareng Aktivis KAMI, Rizal Ramli Malah Minta Presiden Jokowi Mundur Baik-Baik?

Jumat 11-06-2021,03:30 WIB
Reporter : Aswan
Editor : Aswan


Rizal Ramli kritisi kondisi dalam negeri yang dilanda berbagai masalah||Instagram @rizalramli.official

Trendingnews.Id - Sebagian publik menilai, bahwa kondisi di Tanah Air dalam keadaan banyak masalah.

Indikasinya, tak hanya dipicu oleh pandemi covid-19 yang telah melanda 1 tahun lebih sehingga memorakporandakan ekonomi dalam negeri.

Bahkan masalah korupsi yang terjadi belakangan ini makin banyak, dengan ditandai ditangkapnya sejumlah tokoh atau pejabat yang terlibat kasus korupsi tersebut.

Hal ini pun turut dikomentari ekonom Rizal Ramli saat bertemu dengan aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) se-Jawa.

(BACA JUGA:Kolaborasi McDonald dan BTS Hadirkan BTS Meal dan Kerumunan di Gerai McD, ARMY dan Netizen Semangati Abang Ojol!)

Saat pertemuan yang dilakukan pada 9 Juni 2021 tersebut, diakui Rizal Ramli membahas berbagai isu yang terjadi di Indonesia.

Ya itu, pengamat politik ini menyebut, dalam pertemuan itu menyenggol masalah-masalah krusial seperti korupsi yang meningkat, krisis ekonomi karena pandemi Covid-19, masuknya TKA China, dan maraknya buzzer.

Makanya, Rizal bilang, demi menyelamatkan bangsa, jangan terjebak kepada hal teknis dan isu agama yang sengaja dimainkan pihak Islamphobia seperti masalah radikal dan intoleransi.

Selain itu, Rizal juga mengingatkan agar para aktivis tidak berperilaku seperti buzzer, seperti disewa untuk menyerang pribadi orang lain untuk kepentingan tertentu.

(BACA JUGA:Sebelum Divaksin, Sandiaga Uno Mengaku Sempat Gemetaran dan Khawatir, Bukan Takut Jarum Suntik, Tapi Gegara ini!)

Tujuannya jelas, "Mmenghancurkan karakter dan kredibilitas orang, tetapi harus masalah subsantif serta aktual dan faktual," tutur Rizal.

Bahkan secara tegas, Rizal meminta Presiden Jokowi untuk mengundurkan diri jika memang tidak mampu menyelesaikan permasalahan negara.

"Sebaiknya Jokowi mundur secara baik-baik, daripada dipaksa oleh rakyatnya sendiri," pintanya.

+++++

Kategori :

Terpopuler