Sikapi Pandemi Covid-19 yang Belum Berakhir, dr. Tirta: Solusinya,Saling Mengingatkan dan Jangan Saling Menyalahkan, Bos!

Selasa 01-06-2021,00:41 WIB
Reporter : Aswan
Editor : Aswan


dr. Tirta menanggapi virus covid-19 mutasi dan pandemi yang juga belum berakhir, intinya saling mengingatkan||Twitter @Tirta_Hudhi

TrendingNews.id - Demi menggambarkan kondisi dalam negeri, terkait perkembangan covid-19, pemerintah kerap memberi informasi secara gamblang.

Lewat Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, pergerakan virus yang cukup banyak menelan korban jiwa di seluruh dunia ini, selalu diupdate.

Termasuk ketika terjadi mutasi virus covid-19 ini menjadi varian baru seperti di India yang memicu dampak lebih buruk, disampaikan pemerintah dengan sigap.

Hal itu dilakukan tentu agar semua masyarakat tahu, berapa ganasnya virus ini, sehingga harusnya menjadi perhatian dan konsen bersama.

(BACA JUGA:Bambang Widjojanto Beri Apresiasi Aksi Solidaritas Ratusan Pegawai KPK yang Minta Pelantikan ASN Ditunda: Solidaritas Berpijak pada Integritas!)

Namun, informasi yang diberikan pemerintah lewat pihak terkait, justru malah dianggap menakut-nakuti masyarakat.

Padahal, pemerintah sudah berusaha bersusah payah untuk terus menekan angka sebaran virus tersebut agar tidak memakan kobran warga negara RI.

Salah satunya, sampai saat ini masih terus gencar melakukan pendistribusian vaksinasi ke seluruh masyarakat secara bertahap.

Sayang, peringatan demi peringatan soal mutasi virus Covid-19 yang dikabarkan dari Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pun ikut dianggap hiperbola.

(BACA JUGA:Atta Halilintar Geram, Aksi Tulusnya Galang Dana Buat Bantu Anak-Anak di Palestina 'Dinyinyirin' Haters: Semoga Otak Dipakai!)

Seakan gemas dengan kondisi dan fenomena itu, dr. Tirta pun tergerak untuk menyampaikan pendapatnya, agar semua orang menjadi paham.

Menurut dr. Tirta, jika Menkes Budi Gunadi Sadikin memaparkan informasi mutasi Covid-19 itu tujuannya untuk melaporkan, bukan untuk menakut-nakuti rakyat Indonesia.

Jangan malah laporan yang kerap dipaparkan Menkes itu justru malah ber-impact berlebihan yang nantinya malah bisa bikin kepanikan.

+++++

Kategori :

Terpopuler