Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros di Dalam Terdapat 7 Kru dan 3 Pegawai KKP
Pesawat ATR Jatuh--Google
JAKARTA, TRENDINGNEWS - Telah beredar kabar bahwa ada 8 kru pesawat dari ATR yang sudah hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan.
Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Tri Adi Wibowo telah memberitahu bahwa ada 7 orang kru dari pesawat tersebut dalam pernebangan bersama 3 pengawai Kementerian Kelautan Perikanan (KKP).
Pesawat tersebut memiliki rute Yogyakarta menuju Makasar.
Pada sebelumnya telah beredar bahwa ada 8 kru pesawat yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan.
Pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), merupakan pesawat untuk patroli.
“Saya menginformasikan dari PT Indonesia Air transport bahwa klarifikasi bahwa kru yang on board ada 7" ucap Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Tri Adi Wibowo.
Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Tri Adi Wibowo telah menyebutkan daftar nama tersebut yaitu, Capten Andy Dahananto, Muhammad Farhan, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florentea Lolita, Esther Aprilita S dan Hariadi.
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono telah membenarkan bahwa ada tiga pegawainya yang berada dalam pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan.
Pada ketiganya sedang bertugas untuk melakukan sebuah misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara.
Ketiga korban tersebut merupakan dari Tim air surveillance dari Direktorat Penanganan Pelanggaran Ditjen PSDKP Kementerian Kelautan & Perikanan RI.
“Terdapat pegawai KKP yang melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia,” kata Trenggono.