Lulusan SMA atau SMK Pengen Lamar CPNS 2021? Nih, Instansi yang Kosong dan Syaratnya

Lulusan SMA atau SMK Pengen Lamar CPNS 2021? Nih, Instansi yang Kosong dan Syaratnya

Lowongan CPNS untuk lulusan SMA dan SMK, cek di sini--CPNS

+++++

– Markonis
Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Markonis adalah 1 orang.
Formasi Markonis dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK Pelayaran (Nautika) dengan memiliki sertifikat Basic Safety Training (BST) dan Operator Radio Umum (ORU).

– Kepala Kamar Mesin Kelas II
Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Kepala Kamar Mesin Kelas II adalah 8 orang.
Formasi Kepala Kamar Mesin Kelas II dapat dilamar oleh lulusan D3 Pelayaran Tehnika dengan memiliki sertifikat ANT III.

BACA JUGA:Apes! Driver Ojol ini Jadi Korban Salah Sasaran Kena Celurit 2 Pemuda Hingga Perutnya Robek

– Kelasi Kapal Kelas II
Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Kelasi Kapal Kelas II adalah 10 orang.
Formasi Kelasi Kapal Kelas II dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK/Sederajat dengan memiliki sertifikat ANT-D (Able/Rating Deck)

– Juru Mudi
Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Juru Mudi adalah 21 orang.
Formasi Juru Mudi dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK/Sederajat dengan memiliki sertifikat ANT-D (Able/Rating Deck)

– Juru Minyak
Jumlah yang dibutuhkan untuk formasi Juru Minyak adalah 9 orang.
Formasi Juru Minyak dapat dilamar oleh lulusan SMA/SMK/Sederajat dengan memiliki sertifikat ANT-D (Able/Rating Deck).

5. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Kementerian ESDM juga menjadi instansi pusat yang ikut membuka lowongan pada seleksi CPNS 2021. Adapun jumlah lowongan yang dibutuhkan sebanyak 172 formasi.

Ada dua formasi atau jabatan di CPNS Kementerian ESDM 2021 yang bisa dilamar oleh lulusan SMK. Yaitu untuk formasi Pengamat Gunung Api dan Jenang Kapal.

BACA JUGA:Layanan Si Semar Sigap dan Si Semar Boxing, Cara Mudah Urus Dokumen Keimigrasian di Semarang

Jenang Kapal adalah awak kapal yang mengepalai bagian jasa boga dan bagian perbekalan.

Untuk formasi Jenang Kapal, bisa dilamar lulusan SMK yang telah memiliki sertifikat Basic Safety Training (BST). Sementara formasi Pengamat Gunung Api bisa dilamar oleh lulusan SMK Teknik Instalasi Tenaga Listrik/SMK Teknik Jaringan Tenaga Listrik/SMK Teknik Elektronika Industri.

Sumber: berbagai sumber