Apakah Diet Karnivora Membahayakan? Berikut Penjelasannya

Senin 19-01-2026,07:00 WIB
Reporter : Restu Herlambang
Editor : Guntara

JAKARTA, TRENDINGNEWS - Ahli gizi bernama dr Tan Shot Yen telah mengatakan bahwa pada tren diet karnivora pada belakangan ini sangat ramai jadi perbincangan.

Sudah banyak influencer yang melanggar fitrah manusia.

"Pertama kita harus tahu bahwa manusia itu bukan makhluk karnivora, manusia itu adalah omnivora. Jadi dari fitrahnya aja udah ngawur kalau kita mau menerapkan diet karnivora," ucap dr Tan Shot Yen.

BACA JUGA:Hesti Purwadinata Telah di Teror Usai Memberi Dukungan pada Aurelie Moeremans

"Buktinya kita adalah omnivora adalah kita giginya nggak kayak kucing yang semuanya taring. Kita kan punya gigi seri, geraham, jadi secara fitrah saja manusia nggak bisa digolongkan sebagai makhluk karnivor," sambungnya.

Pada saat seseorang telah menjalani tren untuk melakukan diet karnovira, menurut dr Tan Shot Yen nantinya akan terjadi adanya ketidakseimbangan nutrisi yang akan masuk ke dalam tubuh.

Hal ini seperti pada protein-energi ratio (PE ratio) yang dimana akan tidak saimbang.

Hal ini akan menimbulkan efek ke organ seperti ginjal.

"Ginjal akan bekerja lebih keras. Jadi orang-orang dengan diet karnivora ini banyak sekali kerugiannya," tegas dr Tan Shot Yen.

BACA JUGA:Aktris Aurelie Moeremans Menceritakan Kisahnya di Usia 15 tahun

Seperti yang telah di alami oleh salah satu influencer wanita di Dalla, Amerika Serikat yang bernama Eve Catherine berusia 23 tahun telah mengalami permasalahan ada ginjal yang cukup sangat serius akibat menjalani pada tren diet karnivora.

Gejala yang telah di dapati oleh Eve Catherine merupakan pada kencing darah.

Hal ini dikarenakan pada kadar protein yang ada di dalam tubuh yang sangat tinggi.

Pada setiap hari, Eve Cathrine hanya mengonsumsi pada telur, yogurt berprotein tinggi, dan daging sapi.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Hiasan, Inilah Tanaman Pembawa Keberuntungan yang Banyak Dicari di Tahun 2026!

Kategori :