TRENDINGNEWS.ID --- Kesempatan kerja berskala nasional kembali terbuka lebar dimana BPS membuka rekrutmen tahun 2025 hingga 2026.
Program besar negara siap digelar, dan ribuan orang berpeluang ikut terlibat langsung.
BPS RI tengah mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, dan kabar ini jadi sorotan karena jumlah rekrutmen serta potensi penghasilannya yang sangat menarik.
Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia mengumumkan akan membuka kesempatan bagi sekitar 190 ribu petugas lapangan untuk menyukseskan Sensus Ekonomi (SE) 2026.
Program padat karya ini menawarkan upah yang diperkirakan mencapai Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan, tergantung jumlah responden yang berhasil dikumpulkan para petugas.
Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi menyampaikan bahwa peluncuran resmi SE 2026 akan dilakukan pada Januari 2026.
Adapun proses rekrutmen resmi bagi calon petugas lapangan dijadwalkan mulai Februari 2026.
BACA JUGA:Heboh Dunia K-Pop! Seluruh Member NewJeans Mendadak Comeback ke ADOR, Apa yang Terjadi?
“Kami butuh 190 ribu petugas di lapangan, bisa dari mahasiswa, dosen, akademisi silakan bergabung karena ini sifatnya padat karya se-Indonesia. Bayaran tergantung jumlah responden yang mereka kumpulkan, kemungkinan bisa Rp3–5 juta per bulan,” ujar Sonny di Jakarta 23 November 2025.
Sensus Ekonomi yang digelar setiap sepuluh tahun sekali ini menjadi langkah penting untuk mendata seluruh pelaku usaha di Indonesia—baik usaha rumah tangga, UMKM, hingga perusahaan besar, baik sektor formal maupun informal.
Data inilah yang nantinya akan dipakai sebagai dasar dalam perencanaan kebijakan pembangunan ekonomi nasional selama satu dekade.
"Sensus ekonomi ini bertujuan untuk mendata seluruh pelaku usaha, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan nasional," tegas Sonny.
Ia juga menekankan bahwa dalam rentang sepuluh tahun, perubahan struktur ekonomi bisa sangat drastis.