IIMS 2021

Kritisi Laporan Risma ke KPK Terkait Data Ganda Penerima Bansos, Benny K Harman: Curi Uang Rakyat di Siang Hari Bolong!


Benny K Harman Kritisi Data Ganda Penerima Bansos Sesuai Laporan Mensos ke KPK||Instagram @bennyharmanID

TRENDINGNEWS - Terkait beredarnya kabar bahwa Mensos Rismaharini melaporkan data  penerima bansos ganda ke KPK, mengundang komentar Benny K Harman.

Tak tanggung-tanggung, yang dilaporkan Risma, tercatat ada 21 juta data ganda penerima bansos pada periode sebelum ia menjabat.

Selanjutnya, Mantan Wali Kota Surabaya itu pun meminta kasus ini segera ditindaklanjuti pihak BPK dan KPK.

Seperti disampaikan Risma saat konferensi di gedung KPK, Jumat 30 April 2021, “Kami melaporkan data masuk dalam Stranas KPK yang harus ditindaklanjuti, juga ada temuan BPKP maupun BPK tentang data saat itu.”

(BACA JUGA:Kejam! Lucinta Luna Ngaku Hamil Lagi Bukan Dikasih Selamat, Eh Netizen Malah Kasih Komentar ini?)

Itulah makanya, Benny K Harman yang juga politikus dari partai Demokrat ini lantas menilai, masa pemerintahaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lebih kejam dari teroris.

“Ini yang dilaporkan Risma ke KPK, 21 juta data ganda penerima Bansos. Jika laporan Risma betul, KPK harus kuat dan tegar. Ini lah kejahatan extra ordinary itu,” kata Benny di unggahan akun Twitternya pada Senin 3 Mei 2021.

Selain itu, dalam cuitannya Benny juga menyebut hal ini terjadi di era Jokowi berkuasa. "Lebih kejam dari teroris. Curi uang rakyat di siang hari bolong,” tambahnya.


BERITA TERKAIT

Kritisi Laporan Risma ke KPK Terkait Data Ganda Penerima Bansos, Benny K Harman: Curi Uang Rakyat di Siang Hari Bolong!

Selasa / 04-05-2021,02:45 WIB

Risma laporkan ke KPK, ada 21 juta data ganda penerima bansos, Benny K Harman Pertanyakan Keserius KPK untuk usut tuntas

Kritisi Laporan Risma ke KPK Terkait Data Ganda Penerima Bansos, Benny K Harman: Curi Uang Rakyat di Siang Hari Bolong!