Sadis! Alvaro Bocil di Tangerang Dibawa Ayah Tiri Pakai Rayuan Mainan Sebelum Diculik dan Dihabisi Nyawanya

Sadis! Alvaro Bocil di Tangerang Dibawa Ayah Tiri Pakai Rayuan Mainan Sebelum Diculik dan Dihabisi Nyawanya

alvaro-@aboutng-Instagram

TRENDINGNEWS.ID --- Kasus hilangnya Alvaro Kiano Nugroho selama berbulan-bulan akhirnya terjawab seorang bocah kecil di Tangerang.

Fakta mengejutkan terungkap setelah polisi menemukan rangkaian tindakan ayah tiri korban, Alex Iskandar, sebelum dan sesudah peristiwa tragis itu terjadi. 

Kronologi lengkapnya menggambarkan bagaimana bujuk rayu sederhana berubah menjadi aksi yang menggemparkan publik.

BACA JUGA:Jangan Bayar Mahal Lagi! BPJS Ternyata Menanggung Pembersihan Karang Gigi, Begini Proses Lengkapnya!

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Alvaro dibawa pergi oleh ayah tirinya setelah diiming-imingi makanan dan mainan saat berada di masjid. Karena sudah mengenal pelaku, bocah 6 tahun itu pun mengikuti ajakan tersebut. 

“AKN karena sudah kenal dengan AI karena ini merupakan ayah tirinya dan selanjutnya karena AI juga menjanjikan AKN untuk bersama-sama dengan dia keluar untuk mau membeli mainan dan makanan,” ujar Nicolas di Kapolres Metro Jakarta Selatan Kamis 27 November 2025.

Setelah meninggalkan masjid, AI mengalihkan arah dan membawa Alvaro ke rumahnya dengan alasan ingin membersihkan diri. 

Namun situasi memburuk setelah Alvaro menangis karena ingin pulang dan tidak mendapatkan mainan yang dijanjikan. 

BACA JUGA:Heboh Dunia K-Pop! Seluruh Member NewJeans Mendadak Comeback ke ADOR, Apa yang Terjadi?

“Sampai di rumah itulah, karena AKN ini rewel dan nangis ingin pulang, dan mainan yang dijanjikan itu tidak kunjung ada, belum dibeli. Akhirnya dari situlah karena AKN rewel, nangis, akhirnya keluar dari situ,” tuturnya.

Dalam kondisi panik, pelaku melakukan tindakan fatal terhadap Alvaro hingga korban tidak lagi bergerak. 

Usai kejadian itu, AI berusaha menyembunyikan jasad dengan memasukkannya ke dalam kantong plastik yang diikat tali. 

Jasad kemudian disimpan di area garasi rumah selama sekitar tiga hari.

BACA JUGA:Heboh Dunia K-Pop! Seluruh Member NewJeans Mendadak Comeback ke ADOR, Apa yang Terjadi?

Ketika kondisi jasad mulai mengalami pembusukan, AI mencari tempat pembuangan yang dianggap aman.